Sudah Diberi Uang, Pria di Makassar Tetap Aniaya Ibunya dengan Parang

ATASBERITA.COM – Seorang pria berinisial WU (26) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi setelah menganiaya ibu tirinya dengan sebilah parang. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Mallengkeri 3, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, pada Minggu (23/2/2025) malam.
Korban, yang diketahui berinisial SA (43), mengalami luka sabetan senjata tajam di pergelangan tangannya dan saat ini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. Kapolsek Tamalate, Kompol Syarifuddin, membenarkan kejadian tersebut. Selain menganiaya ibu tirinya, pelaku juga menyerang seorang warga berinisial AI (25).
“Benar ada terjadi kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam, korban dua orang. Pelaku sudah diamankan tidak cukup 24 jam,” ujar Syarifuddin, Senin (24/2/2025).
Menurut keterangan polisi, kejadian bermula ketika pelaku pulang ke rumah dalam keadaan mabuk setelah mengonsumsi minuman keras (Miras) sambil membawa sebilah parang. Saat tiba di rumah, pelaku meminta minyak goreng dan uang kepada ibu tirinya. Korban pun memenuhi permintaan tersebut.
“Tapi berdasarkan keterangan saksi, tiba-tiba pelaku langsung menganiaya korban dengan parang. Sehingga korban langsung melarikan diri,” ungkap Syarifuddin.
Korban yang berhasil melarikan diri kemudian dilarikan ke rumah sakit oleh warga sekitar untuk mendapatkan perawatan medis. Tak berhenti di situ, pelaku juga mendatangi seorang warga dan meminta agar rekaman CCTV yang merekam aksinya dihapus.
“Setelah itu, pelaku mendatangi korban kedua yakni AI (25), di situ pelaku meminta supaya rekaman CCTV dihapus. Tapi korban tidak mau sehingga dianiaya juga,” kata Syarifuddin.
Akibat penganiayaan tersebut, kedua korban kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sementara itu, pelaku telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tamalate.