BANTAENG – Pergantian atap rumah warga Desa Borongloe yang terdampak lingkungan akibat Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) akhirnya menemui titik terang.
Pergantian atap rumah yang sebelumnya tidak berjalan kini mulai berproses.
Hal tersebut dipastikan saat Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin mengujungi dan mengecek langsung rumah warga terdampak di Desa Borongloe, Sabtu, 17 Mei 2025.
Baca Juga : Sejalan Program Prioritas Presiden, Bupati Bantaeng Panen Perdana Bawang Merah Lokana
Dalam pertemuan tersebut, turut dihadiri perwakilan PT Huadi Bantaeng Industry Park (HBIP) dan PT Hengsheng.
Kepala daerah yang akrab disapa Uji Nurdin ini mengatakan, pergantian atap rumah warga disepakati menjadi tiga bagian. Diantaranya rusak parah, sedang dan ringan.
“Jadi kita sudah tentukan, kita akan ganti atapnya lebih dulu yang rusak parah. Namun yang rusak sedang dan ringan tetap kita data untuk turut dikejarkakan nantinya. Beberapa hari kedepan, pergantian mulai berjalan,” katanya.
Baca Juga : Huadi Group Bantu Token Listrik untuk Penerangan Jalan di Desa Papanloe
Kepala daerah termuda di Sulsel ini menambahkan, pemkab Bantaeng turut terlibat dalam pergantian atap. Hal ini untuk membantu perusahaan yang memiliki keterbatasan anggaran.
“Perusahaan sudah berkomitmen untuk ganti rugi. Karena ada keterbatasan perusahaan, kami dari Pemkab Bantaeng juga akan beri bantuan. Secepatnya kita kaji. Kami harap juga pemerintahan desa turut berkontribusi. Agar penderitaan warga kita cepat teratasi,” katanya.
Uji Nurdin mengungkapkan, pemerintah tengah menyiapkan relokasi untuk warga terdampak KIBA. Mengingat, relokasi merupakan solusi yang jangka panjang untuk kebaikan.
Baca Juga : *Bupati Bantaeng Serahkan Bantuan Langsung Tunai Kepada Warga Penerima Manfaat
“Saya baru saja mengunjugi warga yang rumahnya menempel di kawasan. Kita melihat ada orang tua kita dan anak-anak kita. Sehingga relokasi bukan hanya solusi, tetapi menyelamatkan generasi selanjutnya,” katanya,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Uji Nurdin turut meminta maaf kepada masyarakat yang hingga saat ini masih terkena dampak lingkungan.
“Saya memohon maaf sebesar-sebesar untuk masyarakat yang masih merasakan penderitaan. Tetapi insyallah, saya berkomitmen, dan terus berusaha untuk memberikan solusi terbaik bagi kita semua. Sehingga saya minta kesabaran kita semua,”
Baca Juga : Dukung Pendidikan Anak, Bupati Bantaeng Tambah Anggaran Demi Terciptanya Budaya Literasi
Dirinya juga berkomitmen, kedepan, Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan harus mengutamakan masyarakat terdampak.
“Saya baru dua bulan lebih menjabat. Beri saya kesempatan melakukan evaluasi dan bekerja. Namun saya sudah tegaskan, kedepan, CSR maupun program perusahaan harus mengutamakan warga terdampak,” katanya.
Sementara Kepala Desa Borongloe, Sri Rahma Lilianti memberikan apresiasi kepada Bupati Bantaeng Uji Nurdin, yang turun tangan langsung memberikan kepastian dan solusi bagi warga terdampak.
Baca Juga : Dukung Pendidikan Anak, Bupati Bantaeng Tambah Anggaran Demi Terciptanya Budaya Literasi
“Terima kasih bapak bupati atas komitmennya untuk beri solusi warga terdampak. Sehingga kami meminta dukungan warga untuk mengawal bantuan ini agar semua berjalan lancar,” pungkasnya.
