0%
logo header
Kamis, 17 April 2025 13:21

Andi Sudirman Bersama Bupati Bantaeng Uji Nurdin Rapat Bahas Optimasi Sistem Pengairan Pertanian

Redaksi
Editor : Redaksi
Andi Sudirman Bersama Bupati Bantaeng Uji Nurdin Rapat Bahas Optimasi Sistem Pengairan Pertanian

MAKASSAR – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin menghadiri Rapat Koordinasi Optimasi Sistem Pengairan Pertanian Sulsel, yang dipimpin Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Rapat yang dihadiri kepala daerah se-Sulsel ini digelar di Baruga Asta Cita Rujab Gubernur Sulsel, Kamis, 17 April 2025.

Rakor tersebut turut dipimpin Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP) Kementerian Andi Nur Alam Syah, Kepala Badan Standardisasi Instrumen
Pertanian (BSIP) Kementerian Pertanian Prof. Fadjry Djufry, dan Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi.

Baca Juga : Sejalan Program Prioritas Presiden, Bupati Bantaeng Panen Perdana Bawang Merah Lokana

Dalam rapat tersebut, kepala daerah yang akrab disapa Uji Nurdin ini memberikan apresiasi kepada Andi Sudirman Sulaiman. Mengingat, rakor tersebut, bagian dari solusi untuk tercapainya program unggulan Presiden Prabowo, yaitu Swasembada Pangan.

“Tentunya kita berikan apresiasi. Karena duduk bersama seperti ini bisa menyatukan dan bersinergi untuk menjaga ketahanan pangan demi tercapainya Swasembada Pangan di Sulsel,” kata Uji Nurdin.

Kepala daerah termuda di Sulsel ini menambahkan, Optimasi Sistem Pengairan Pertanian merupakan salah satu program prioritas dirinya.

Baca Juga : Huadi Group Bantu Token Listrik untuk Penerangan Jalan di Desa Papanloe

“Program unggula kita yakni Petani Bangkit, salah satu fokusnya perbaikan atau penambahan irigasi untuk optimalisasi sawah kita,” katanya.

Sementara Gubernur Andi Sudirman meminta kepada kepala daerah untuk memperhatikan kewenangan setiap daerah terkait pertanian.

“Kewenangan pusat ada 25 item (irigasi), dari 25 ini luas irigasi bisa dijangkau 242 ribu hektare,” katanya.

Baca Juga : *Bupati Bantaeng Serahkan Bantuan Langsung Tunai Kepada Warga Penerima Manfaat

“kondisi baik 161 ribu hektare, rusak sedang 49 ribu hektare, rusak berat 32 ribu hektare,” sebutnya.

Ia juga menyebut akan fokus memperbaiki irigasi yang rusak ringan dengan anggaran sekitar Rp400 miliar saja.

Ini dilakukan ketimbang dengan membuat bendungan atau bendung baru yang menelan banyak anggaran.

Baca Juga : Dukung Pendidikan Anak, Bupati Bantaeng Tambah Anggaran Demi Terciptanya Budaya Literasi

“Saya mengajak fokus pada rusak ringan, anggarannya ini perkiraan saya ini Rp400 miliar kurang lebih,” terangnya.