AK-Manufaktur Bantaeng Siapkan 100 Peserta Magang Untuk Bekerja di Jepang

AK-Manufaktur Bantaeng Siapkan 100 Peserta Magang Untuk Bekerja di Jepang

BANTAENG – Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng menerima kunjungan dari perwakilan perusahaan Jepang, Provide Group Co., Ltd,(PRVD) yakni Mr. Ken Hayama, Kamis, 16 April 2026.

Kunujungan Mr. Ken didampingi langsung Prof. Nurdin Abdullah, Mantan Gubernur Sulawesi Selatan.

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam membuka peluang kerja sama internasional di bidang magang dan penempatan tenaga kerja ke Jepang.

Kegiatan ini membahas program kolaborasi antara pemerintah Republik Indonesia dan Jepang yang difokuskan pada pengiriman tenaga kerja dan peserta magang ke Jepang.

Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan bagi generasi muda, khususnya di Bantaeng, untuk mendapatkan pengalaman kerja global sekaligus meningkatkan kompetensi di dunia industri.

Mr. Ken Hayama menyampaikan bahwa pada tahap awal, program ini akan menargetkan 100 peserta pertama pada tahun 2026.

Sasaran utama berasal dari usia produktif, khususnya mahasiswa dan lulusan AK-Manufaktur Bantaeng.

Direktur AK-Manufaktur Bantaeng, Arminas, memberikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan tersebut.

Ia menegaskan bahwa AK-Manufaktur Bantaeng siap menjadi bagian dari pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing global.

“Ini merupakan peluang besar bagi mahasiswa dan lulusan kami untuk mendapatkan pengalaman internasional,” ungkapnya.

“Kami berkomitmen untuk mempersiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki disiplin dan etos kerja sesuai standar industri global, khususnya Jepang,” tambah Arminas.

Rombongan juga berkesempatan mengunjungi workshop welding (pengelasan) milik AK-Manufaktur Bantaeng.

Kunjungan ini memberikan gambaran langsung mengenai fasilitas praktik dan kesiapan mahasiswa dalam menguasai keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan industri manufaktur.

Sebagai informasi, Provide Group Co., Ltd merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyiapan SDM untuk program magang, dan tenaga kerja ke berbagai sektor industri di Jepang.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia Bantaeng di tingkat internasional, sekaligus membuka jalan bagi generasi muda untuk meraih peluang karier di Negeri Sakura.